1. Bibir: 4 huruf yaitu ف و ب م
Disebut juga Makhroj Asy syafataini ( الشفتين )
Asy Syafataini ialah huruf-huruf yang keluar dari kedua bibir. Huruf yang keluar dari kedua bibir, berjumlah empat huruf, yaitu ف م ب و. Keempat huruf tersebut, terbagi menjadi dua bagian, dengan perincian sebagai berikut:
1.A. Bibir bagian bawah dengan ujung gigi atas
Bibir bagian bawah dengan ujung gigi atas, merupakan tempat keluarnya huruf: ف
Huruf ف (fa)

- Seperti huruf F (fa), disertai keluarnya nafas
- al-Hams (ada aliran udara/nafas yang keluar)
- ar-Rokhowah (aliran suara lemah/suara terlepas)
- al-Istifaal (posisi lidah turun)
- al-Infitaah (lidah terpisah dari langit-langit)
- al-Idzlaaq (mengeluarkan huruf dengan cepat/mudah)
- فَا فِيْ فُْوْ بَفْ فُوْفًا فَنِ فَفْنَ مِنَ الْمُفْنِ مَفِيْفَا فَنِيْفًا
1.B. Kedua bibir:
1.B.1. Bibir dalam posisi tertutup. Huruf yang keluar darinya adalah: ب dan م
Huruf م (mim)

- Seperti huruf M (ma)
- al-Jahr (tidak keluar udara/nafas)
- at-Tawassuth (suara diantara tertekan dan terlepas)
- al-Istifaal (posisi lidah turun)
- al-Infitaah (lidah terpisah dari langit-langit)
- al-Idzlaaq (mengeluarkan huruf dengan cepat/mudah)
- مَا مِيْ مُوْ بَمْ مُوْمًا مَّنِ مَمْنَ مِنَ الْمُمْنِ مَمِيْمًا مَنِيْمًا
Huruf ب (ba)

- seperti huruf B (ba)
- al-Jahr (tidak keluar udara/nafas)
- asy-Syiddah (aliran suara kuat/suara tertekan)
- al-Istifaal (posisi lidah turun)
- al-Infitaah (lidah terpisah dari langit-langit)
- al-Idzlaaq (mengeluarkan huruf dengan cepat/mudah)
- al-Qolqolah (suara memantul/bergetar)
- بَا بِيْ بُوْ بَبْ بُوْبًا بَنِ بَبْنَ مِنَ الْمُبْنِ مَبِيْبًا بَنِبًا
1.B.2. Bibir dalam posisi terbuka. Huruf yang keluar darinya adalah: و
Huruf و (wawu)

- Seperti huruf W (wa)
- al-Jahr (tidak keluar udara/nafas)
- ar-Rokhowah (aliran suara lemah/suara terlepas)
- al-Istifaal (posisi lidah turun)
- al-Infitaah (lidah terpisah dari langit-langit)
- al-Ishmaat (mengeluarkan huruf dengan sulit/tertahan)
- al-Liin (lembut tanpa harus memaksakan)
- وَا وِيْ وُوْ بَوْ وُوْوًا وَنِ وَوْنَ مِنَ الْمُوْنِ مَوِيْوًا وَنِوًا
——————————————————————————————————————–
2. Lidah: 18 huruf, terbagi lpada 4 tempat, yaitu:
Disebut juga Makhroj Al Lisaan ( اللسان)
2.A. Sisi/tepi lidah (حَافَتَا اللِّسَانِ) menempel pada gigi geraham, lidah tidak keluar. Huruf yang keluar darinya adalah: ض
Huruf َض (dhod)

- Ujung lidah menempel pada gigi geraham, lidah tidak keluar
- al-Jahr (tidak keluar udara/nafas)
- ar-Rokhowah (aliran suara lemah/suara terlepas)
- al-Isti’la (posisi lidah naik ke langit-langit)
- al-Ithbaaq (lidah lengket ke langit-langit)
- al-Ishmaat (mengeluarkan huruf dengan sulit/tertahan)
- al-Istithoolah (suara memanjang)
- ضَا ضِيْ ضُوْ بَضْ ضُوْضًا ضَنِ ضَضْنَ مِنَ الْمُضْنِ مَضِيْضًا ضَنِضًا
2.B. Pangkal lidah (أَقْصَى الِّلسَانِ) yaitu: ق ك
2.B.1. Pangkal lidah (lidah bagian belakang), dengan mengangkatnya sedikit ke rongga atas. Huruf yang keluar darinya adalah: ق
Huruf َق (qof)

- Seperti huruf Q (qo), tidak disertai keluarnya nafas
- al-Jahr (tidak keluar udara/nafas)
- asy-Syiddah (aliran suara kuat/suara tertekan)
- al-Isti’la (posisi lidah naik ke langit-langit)
- al-Infitaah (lidah terpisah dari langit-langit)
- al-Ishmaat (mengeluarkan huruf dengan sulit/tertahan)
- al-Qolqolah (suara memantul/bergetar)
- قَا قِيْ قُوْ بَقْ قُوْقًا قَنِ قَقْنَ مِنَ الْمُقْنِ مَقِيْقًا قَنِقًا
2.B.2. Pangkal lidah (sedikit ke depan), dengan menurunkannya sedikit. Huruf yang keluar darinya adalah: ك
Huruf َك (kaf)null

- Seperti huruf K (ka), disertai keluarnya nafas
- al-Hams (ada aliran udara/nafas yang keluar)
- asy-Syiddah (aliran suara kuat/suara tertekan)
- al-Istifaal (posisi lidah turun)
- al-Infitaah (lidah terpisah dari langit-langit)
- al-Ishmaat (mengeluarkan huruf dengan sulit/tertahan)
- كَا كِيْ كُوْ بَكْ كُوْكًا كَنِ كَكْنَ مِنَ الْمُكْنِ مَكِيْكًا كَنِكًا
2.C. Tengah lidah (وَسْطُ الِلسَانِ), bertemunya lidah bagian tengah dengan rongga atas. Huruf yang keluar darinya adalah: ج ي ش
Huruf َج (jim)

- Seperti huruf J (ja), tidak boleh disertai keluarnya nafas
- al-Jahr (tidak keluar udara/nafas)
- asy-Syiddah (aliran suara kuat/suara tertekan)
- al-Istifaal (posisi lidah turun)
- al-Infitaah (lidah terpisah dari langit-langit)
- al-Ishmaat (mengeluarkan huruf dengan sulit/tertahan)
- al-Qolqolah (suara memantul/bergetar)
- جَا جِيْ جُوْ بَجْ جُوْجًا جَنِ جَجْنَ مِنَ الْمُجْنِ مَجِيْجًا جَنِجًا
Huruf َي (ya)

- Seperti huruf Y (ya)
- al-Jahr (tidak keluar udara/nafas)
- ar-Rokhowah (aliran suara lemah/suara terlepas)
- al-Istifaal (posisi lidah turun)
- al-Infitaah (lidah terpisah dari langit-langit)
- al-Ishmaat (mengeluarkan huruf dengan sulit/tertahan)
- al-Liin (lembut tanpa harus memaksakan)
- يَا يِيْ يُوْ بَيْ يُوْيًا يَنِ يَيْنَ مِنَ المُيْنِ مَيِْيًا يَنِيًا
Huruf َش (syin)

- Transliterasinya menjadi Sya, disertai keluarnya nafas
- al-Hams (ada aliran udara/nafas yang keluar)
- ar-Rokhowah (aliran suara lemah/suara terlepas)
- al-Istifaal (posisi lidah turun)
- al-Infitaah (lidah terpisah dari langit-langit)
- al-Ishmaat (mengeluarkan huruf dengan sulit/tertahan)
- at-Tafasysyi (angin menyebar di mulut)
- شَا شِيْ شُوْ بَشْ شُوْشًا شًنِ شَشْنَ مِنَ الْمُشْنِ مَشِيْشًا شَنِشًا
2.D. Ujung Lidah (طَرْفٌ اللِّسَانِ) yang terbagi lagi menjadi:
2.D.1. Ujung Lidah menempel pada langit-langit bagian depan, disebut juga lidah terdekat (أَدْنىَ اللِّسَانِ). Huruf yang keluar darinya secara berurutan (dari belakang ke depan) adalah la-na-ro: ل ن ر
Huruf ل (lam)

- Seperti huruf L (la), lidah tidak keluar
- al-Jahr (tidak keluar udara/nafas)
- at-Tawassuth (suara diantara tertekan dan terlepas)
- al-Istifaal (posisi lidah turun)
- al-Infitaah (lidah terpisah dari langit-langit)
- al-Idzlaaq (mengeluarkan huruf dengan cepat/mudah)
- al-Inhiroof (suara berbelok/miring ke bagian permukaan lidah)
- لَا لِيْ لُوْ بَلْ لُوْلًا لَّنِ لَلْنَ مِنَ الْمُلْنِ مَلِيْلًا لَّنِلًا
Huruf ن (nun)

- Seperti huruf N (na)
- al-Jahr (tidak keluar udara/nafas)
- at-Tawassuth (suara diantara tertekan dan terlepas)
- al-Istifaal (posisi lidah turun)
- al-Infitaah (lidah terpisah dari langit-langit)
- al-Idzlaaq (mengeluarkan huruf dengan cepat/mudah)
- نَا نِيْ نُوْ بَنْ نُوْنًا نَّنْ نَنَّ مٍنَ الْمُنِّ مَنِيْنًا نَنِنًا
Huruf ر (ro’)

- Seperti huruf R (ro)
- al-Jahr (tidak keluar udara/nafas)
- at-Tawassuth (suara diantara tertekan dan terlepas)
- al-Istifaal (posisi lidah turun)
- al-Infitaah (lidah terpisah dari langit-langit)
- al-Idzlaaq (mengeluarkan huruf dengan cepat/mudah)
- al-Inhiroof (suara berbelok/miring ke bagian punggung lidah)
- at-Takriir (ujung lidah bergetar)
- رَا رِيْ رُوْ بَرْ رُوْرًا رَّنِ رَرْنَ مِنَ المُرْنِ مَرِيْرًا رَنِيْرًا
2.D.2. Ujung Lidah menempel pada gusi atas. Huruf yang keluar darinya adalah: ت د ط
Huruf ت (ta)

- Lidah menempel di gusi atas, tidak boleh keluar
- al-Hams (ada aliran udara/nafas yang keluar)
- asy-Syiddah (aliran suara kuat/suara tertekan)
- al-Istifaal (posisi lidah turun)
- al-Infitaah (lidah terpisah dari langit-langit)
- al-Ishmaat (mengeluarkan huruf dengan sulit/tertahan)
- تَا تِيْ تُوْ بَتْ تُوْتًا تَنِ تَتْنَ مِنَ الْمًتْنِ مَتِيْتًا تَنِتًا
Huruf د (da)

- Seperti huruf D (da), tidak mengeluarkan nafas
- al-Jahr (tidak keluar udara/nafas)
- asy-Syiddah (aliran suara kuat/suara tertekan)
- al-Istifaal (posisi lidah turun)
- al-Infitaah (lidah terpisah dari langit-langit)
- al-Ishmaat (mengeluarkan huruf dengan sulit/tertahan)
- al-Qolqolah (suara memantul/bergetar)
- دَا دِيْ دُوْ بَدْ دُوْدًا دَنِ دَدْنَ مِنَ الْمُدْنْ مَدِيْدًا دَنِيْدًا
Huruf ط (tho)

- Seperti huruf Ta namun lebih kuat, tidak boleh disertai nafas
- al-Jahr (tidak keluar udara/nafas)
- asy-Syiddah (aliran suara kuat/suara tertekan)
- al-Isti’la (posisi lidah naik ke langit-langit)
- al-Ithbaaq (lidah lengket ke langit-langit)
- al-Ishmaat (mengeluarkan huruf dengan sulit/tertahan)
- al-Qolqolah (suara memantul/bergetar)
- طَا طِيْ طُوْ بَطْ طُوْطًا طَنِ طَطْنَ مِنَ الْمُطْنْ مَطْيْطًا طَنِطًا
2.D.3. Ujung Lidah sedikit dikeluarkan. Huruf yang keluar darinya adalah: ث ذ ظ
Huruf ث (tsa)

- Ujung lidah sedikit dikeluarkan, lidah bertemu ujung gigi atas
- al-Hams (ada aliran udara/nafas yang keluar)
- ar-Rokhowah (aliran suara lemah/suara terlepas)
- al-Istifaal (posisi lidah turun)
- al-Infitaah (lidah terpisah dari langit-langit)
- al-Ishmaat (mengeluarkan huruf dengan sulit/tertahan)
- ثَا ثِيْ ثُوْ بَثْ ثُوْثًا ثَنِ ثَثْنَا مِنَ الْمُثْنِ مَثِيْثًا ثَنِثًا
Huruf ذ (dza)

- Ujung lidah sedikit dikeluarkan, tidak boleh dibaca Za atau Ja
- al-Jahr (tidak keluar udara/nafas)
- ar-Rokhowah (aliran suara lemah/suara terlepas)
- al-Istifaal (posisi lidah turun)
- al-Infitaah (lidah terpisah dari langit-langit)
- al-Ishmaat (mengeluarkan huruf dengan sulit/tertahan)
- ذَا ذِيْ ذُوْ بَذْ ذُوْذًا ذَنِ ذَذْنَ مِنَ الْمُذْنِ مَذِيْذًا ذَنِذًا
Huruf ظ (zho)

- Ujung lidah sedikit dikeluarkan, seperti dza namun tebal
- al-Jahr (tidak keluar udara/nafas)
- ar-Rokhowah (aliran suara lemah/suara terlepas)
- al-Isti’la (posisi lidah naik ke langit-langit)
- al-Ithbaaq (lidah lengket ke langit-langit)
- al-Ishmaat (mengeluarkan huruf dengan sulit/tertahan)
- ظَا ظِيْ ظُوْ بَظْ ظُوْظًا ظَنِ ظَظْنَ مِنَ الْمُظْنِ مَظِيْظًا ظَنِظًا
2.D.4. Ujung Lidah hampir bertemu gigi bawah. Huruf yang keluar darinya adalah: ز س ص
Huruf ز (zai)
- Seperti huruf Z (za), ujung lidah menyentuh bagian tengah gigi bawah
- al-Jahr (tidak keluar udara/nafas)
- ar-Rokhowah (aliran suara lemah/suara terlepas)
- al-Istifaal (posisi lidah turun)
- al-Infitaah (lidah terpisah dari langit-langit)
- al-Ishmaat (mengeluarkan huruf dengan sulit/tertahan)
- ash-Shofiir (keluar suara tambahan menyerupai desis lebah)
- زَا زِيْ زُوْ بَزْ زُوْزًا زَنِ زَزْنَ مِنَ الْمُزْنِ مَزِيْزًا زَنِزًا
Huruf س (sin)

- Seperti huruf S (sa) biasa, tipis, ujung lidah menyentuh bagian tengah gigi bawah
- al-Hams (ada aliran udara/nafas yang keluar)
- ar-Rokhowah (aliran suara lemah/suara terlepas)
- al-Istifaal (posisi lidah turun)
- al-Infitaah (lidah terpisah dari langit-langit)
- al-Ishmaat (mengeluarkan huruf dengan sulit/tertahan)
- ash-Shofiir (keluar suara tambahan menyerupai desis ular/ban bocor)
- سَا سِيْ سُوْ بَسْ سُوْسًا سَنِ سَسْنَ مِنَ الْمُسْنِ مَسِيْسًا سَنِسًا
Huruf ص (shod)

- Seperti huruf sin namun tebal (sho)
- al-Hams (ada aliran udara/nafas yang keluar)
- ar-Rokhowah (aliran suara lemah/suara terlepas)
- al-Isti’la (posisi lidah naik ke langit-langit)
- al-Ithbaaq (lidah lengket ke langit-langit)
- al-Ishmaat (mengeluarkan huruf dengan sulit/tertahan)
- ash-Shofiir (keluar suara tambahan menyerupai desis angsa/soang)
- صَا صِيْ صُوْ بَصْ صُوْصًا صَنِ صَصْنَ مِنَ المُصْنِ مَصِيْصًا صَنِصًا
——————————————————————————————————————–
4. Tenggorokan: 6 huruf yaitu أ ه ع ح غ خ
Disebut juga Makhroj Halq (الحلق).
Al Halqi adalah lubang tenggorokan. Huruf-huruf yang keluar dari lubang tenggorokan ada enam, yaitu: (أ ه ح خ ع غ). Secara global, lubang tenggorokan di bagi menjadi tiga bagian.

4.A. Tenggorokan bagian bawah/pangkal (أَقْصَى اْلحَلْقِ). Huruf yang keluar darinya adalah: أ ه
Huruf ء (hamzah)
- Seperti huruf vokal A, I, U
- al-Jahr (tidak keluar udara/nafas)
- asy-Syiddah (aliran suara kuat/suara tertekan)
- al-Istifaal (posisi lidah turun)
- al-Infitaah (lidah terpisah dari langit-langit)
- al-Ishmaat (mengeluarkan huruf dengan sulit/tertahan)
- ءَا إِيْ أُوْ بَأْ أُوْأً أَنِ أَأْنِ مِنَ المُؤْنِ مَئِيْئًا أَنِئَا
Huruf ه (Ha besar)
- Seperti huruf H dalam bahasa Indonesia (Ha)
- al-Hams (ada aliran udara/nafas yang keluar)
- ar-Rokhowah (aliran suara lemah/suara terlepas)
- al-Istifaal (posisi lidah turun)
- al-Infitaah (lidah terpisah dari langit-langit)
- al-Ishmaat (mengeluarkan huruf dengan sulit/tertahan)
- ءَا إِيْ أُوْ بَأْ أُوْأً أَنِ أَأْنِ مِنَ المُؤْنِ مَئِيْئًا أَنِئَا
4.B. Tenggorokan bagian tengah (وَسْط ُالْحَلْقِ). Huruf yang keluar darinya adalah: ع ح
Huruf ع (‘ain)
- dikeluarkan dari tenggorokan tengah bukan hidung
- al-Jahr (tidak keluar udara/nafas)
- at-Tawassuth (suara diantara tertekan dan terlepas)
- al-Istifaal (posisi lidah turun)
- al-Infitaah (lidah terpisah dari langit-langit)
- al-Ishmaat (mengeluarkan huruf dengan sulit/tertahan)
- عَا عِيْ عُوْ بَعْ عُوْعًا عَنِ عَعْنَ مِنَالمُعْنِ مَعِيْعًا عَنِعًا
Huruf ح (ha kecil)
- ah seperti mendesah/lega
- al-Hams (ada aliran udara/nafas yang keluar)
- ar-Rokhowah (aliran suara lemah/suara terlepas)
- al-Istifaal (posisi lidah turun)
- al-Infitaah (lidah terpisah dari langit-langit)
- al-Ishmaat (mengeluarkan huruf dengan sulit/tertahan)
- حَا حِيْ حُوْ بَحْ حُوْحًا حَنِ حَحْنَ مِنَ المُحْنِ مَحِيْحًا حَنِيْحًا
4.C. Tenggorokan bagian atas (أَدْنَى الْحَلْقِ). Huruf yang keluar darinya adalah: غ خ
Huruf غ (ghoin)
- tidak seperti G bahasa Indonesia, suara agak ke belakang lagi (pas di tenggorokan atas), dan terdengar lemah/lembut
- al-Jahr (tidak keluar udara/nafas)
- ar-Rokhowah (aliran suara lemah/suara terlepas)
- al-Isti’la (posisi lidah naik ke langit-langit)
- al-Infitaah (lidah terpisah dari langit-langit)
- al-Ishmaat (mengeluarkan huruf dengan sulit/tertahan)
- غَا غِيْ غُوْ بَغْ غُوْغًا غَنِ غَغْنَ مِنَ المُغْنِ مَغِيْغًا غَنِغًا
Huruf خ (kho)
- al-Hams (ada aliran udara/nafas yang keluar)
- ar-Rokhowah (aliran suara lemah/suara terlepas)
- al-Isti’la (posisi lidah naik ke langit-langit)
- al-Infitaah (lidah terpisah dari langit-langit)
- al-Ishmaat (mengeluarkan huruf dengan sulit/tertahan)
- خَا خِيْ خُوْ بَخْ خُوْخًا خَنِ خَخْنَ مِنَ المُخْنِ مَخِيْخًا خَنِخًا
5. Rongga hidung: bacaan dengung yaitu tanwin ( ــً ــٍ ــٌ ) dan mim/nun tasydid ( نّ , مّ )
Disebut juga Makhroj Khaisyum ( الخيشوم )
Al Khaisyum ialah suara yang berasal dari rongga hidung. Semua bacaan ghunnah (temasuk ikhfa’ dan iqlab), berasal dari rongga hidung. Huruf yang suaranya berada di dalam Al Khaisyum adalah ن – م apabila di tasydid, di sukun atau di antara kedua huruf tersebut, bertemu dengan huruf yang berharakat (hidup).