# IMALAH # adalah : pembacaan harokat fat-hah ke kasroh. cara baca : suara E ( pada huruf Ro’ ) lafadh nya : (بسم الله مجرٰىها ( هود : ٤١
Month: February 2015
TP # 55 IsymamTP # 55 Isymam
# ISYMAM # adalah : menampakkan harokat dhommah yang terbuang dengan isyarat bibir ( melihat langsung kpd guru yg pernah bertalaqqi ) disurat : yusuf ayat 11. Lafadh nya :
TP # 54 SaktahTP # 54 Saktah
# SAKTAH # adalah : berhenti sebentar tanpa bernafas selama dua harokat dgn niat melanjutkan bacaan tsb. tempat : ada 4 tempat di dalam al quran yaitu : Surat al
TP # 53 Ayat sajadahTP # 53 Ayat sajadah
#AYAT SAJADAH # adalah ayat ayat yang di sunnahkan melakukan sujud tilawah ketika setelah membacanya. Ayat ayat tsb terdapat pada 15 tempat dlm al qur’an, yaitu : Al a’rof :
TP # 52 Ro’ yang boleh di baca dua cara ( tafkhim dan tarqiq )TP # 52 Ro’ yang boleh di baca dua cara ( tafkhim dan tarqiq )
# Ro’ yang boleh di baca dua cara ( tafkhim dan tarqiq ) # dgn syarat : Huruf ro’ berharokat sukun, di dahului oleh huruf yg berharokat kasroh asli. Huruf
TP # 51 Ro’ Tarqiq (4)TP # 51 Ro’ Tarqiq (4)
# RO’ TARQIQ (4) # adalah huruf ro’ berharokat yg di waqofkan, yg huruf sebelumnya berharokat sukun dan huruf sebelumnya berharokat kasroh. cara bacanya : ro’ dibaca tipis. contoh :
TP # 50 Ro’ Tarqiq (3)TP # 50 Ro’ Tarqiq (3)
# RO’ TARQIQ (3) # adalah huruf ro’ berharokat yg di waqofkan. Sebelum huruf ro’ tsb ada huruf liin, yaitu huruf ya’ yg berharokat sukun. Kemudian Sebelum huruf ya’ tsb,
TP # 49 Ro’ Tarqiq (2)TP # 49 Ro’ Tarqiq (2)
# RO’ TARQIQ (2) # adalah huruf ro’ berharokat sukun yang sebelumnya ada huruf yang berharokat kasroh asli dan huruf sesudahnya bukan huruf isti’la’. cara baca : dibaca tipis. contoh
TP # 48 Ro’ Tarqiq (1)TP # 48 Ro’ Tarqiq (1)
# RO’ TARQIQ (1) # adalah huruf ro’ berharokat kasroh atau kasrotain. cara baca : dibaca tipis. contoh : (إلا من ضَرِيْع (الغاشية:٦ (من خَيْرٍ فللوالدين (البقرة:٢١٥ Silahkan dengarkan link
TP # 47 Ro’ Tafkhim (8)TP # 47 Ro’ Tafkhim (8)
# RO’ TAFKHIM (8) # adalah huruf ro’ berharokat sukun dalam kalimat di dahului oleh huruf yang berharokat kasroh asli dan sesudahnya menghadapi huruf isti’la (خ ص ض ط ظ