Ilmu Nahwu

Menurut wikipedia, pengertian ilmu nahwu adalah

  1. Ilmu yang mempelajari tentang jabatan kata dalam kalimat dan harakat akhirnya, baik berubah (i’rab) atau tetap (bina).
  2. Kaidah-kaidah yang dengannya diketahui hukum-hukum akhir-akhir kata bahasa arab dalam keadaan tersusun.
  3. Ilmu yang menunjukan kepada kita bagaimana cara untuk menggabungkan kata benda (ismun), kata kerja (fi’lun), atau partikel (huruf/harfun) untuk membentuk kalimat yang bermanfaat (jumlah mufidah) juga untuk mengetahui keadaan (i’rab) huruf akhir dari sebuah kata.

 

Coba kita perhatikan contoh berikut:

 بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

(QS:1-1) lafadz Alloh berakhiran kasroh

إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ

(QS:2-153) lafadz Alloh berakhiran fathah

اللَّهُ لاإِلَهَ إِلاهُوَ

(QS:2-255) lafadz Alloh berakhiran dhommah

 

Perubahan lafadz Alloh pada akhir harokat inilah bagian yang dipelajari dalam ilmu nahwu. Perubahan harokat ini tidaklah sembarangan. Ada kaidah yang mengatur tentang perubahan harokat kata-kata tersebut. Kesalahan memberi harokat bisa merubah subjek menjadi objek dan sebaliknya. Perhatikan contoh berikut:

ضَرَبَِ زَيْ دِ بَكْرًا

artinya: Zaid telah Memukul Bakr

ضَرَبَِ بَكْ رِ زَيْدًا

artinya: Bakr telah memukul Zaid

 

Perubahan harokat akhir inilah yang akan kita pelajari pada ilmu Nahwu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Post