Evolusi GSM dan WCDMA

Wideband Code Division Multiple Access atau biasa ditulis Wideband-CDMA atau W-CDMA, merupakan teknologi generasi ketiga (3G) setelah GSM, biasa disebut juga UMTS (Universal Mobile Telecommunication System). Berlatar belakang akan pesatnya perkembangan teknologi terutama data, maka dibutuhkan sistem komunikasi dengan kapasitas data yang lebih besar dibandingkan dengan GSM ataupun EDGE itu sendiri.

Evolusi GSM dan WCDMA

Evolusi GSM ke arah WCDMA

GSM sendiri dikembangkan dalam 3 fase sebagai berikut:

GSM Fase 1

GSM Fase 1 dimulai sejak setelah dilakukan finalisasi untuk spesifikasi GSM di frekuensi 900 MHz oleh European Comission yang sudah dilakukan sejak 1982. Standar GSM kemudian diperbarui dua kali, dengan mengembangkan sistem GSM di frekuensi 1800 MHz (biasa disebut DCS1800). Setelah 2 tahun, jaringan GSM pertama dibangun di Finlandia pada tahun 1992.

Implementasi GSM fase 1 meliputi semua kebutuhan untuk transmisi informasi digital. Kecepatan transmisi data baru sekitar 0.3 hingga 9.6 kbps dengan membawa hanya beberapa service tambahan seperti call forwarding dan call barring.

GSM Fase 2

GSM Fase 2 dimulai sejak 1995. Pada fase ini fitur tambahan seperti ISDN comparable mulai ditambahkan. Fitur Halfrate speech (kapasitas 2x lebih besar tetapi mengurangi kualitas suara) juga sudah diperkenalkan. Dan yang pasti Fase 2 ini masih “downward compatible” dengan fase 1 baik jaringan maupun peralatan handsetnya.

GSM Fase 2+

Pada fase 2+ dimulai sejak 1996 dengan penambahan pada servis tambahan berupa improvisasi voice codecs, aplikasi Intelligent Network, dan layanan data kecepatan tinggi berupa HSCSD (High Speed Circuit Switched Data), GPRS (General Packet Radio Services), dan EDGE (Enhanced Data rates for the GSM Evolution).

HSCSD memungkinkan 8 kanal fisik dari sebuah carrier GSM dibundle untuk satu subscriber/pelanggan. Pada prakteknya, hanya 4 kanal yang bisa digabung sehingga menghasilkan kecepatan data sampai 4 kali 14.4 kbps = 57.6 kbps dengan pengenalan codec terbaru. GPRS juga hadir dengan mengenalkan 4 coding terbaru dengan kecepatan 9.05, 13.4, 15.6,  dan 21.4 kbps per kanal fisik dengan protokol dan elemen yang berbeda dengan HSCSD. EDGE merupakan pengembangan modulasi pada GPRS dengan menggunakan modulasi 8 PSK dibanding GSM yang menggunakan GMSK (Gaussian Minimum Shift Keying). Dengan EDGE, kecepatan yang diperoleh hingga 59.2 kbps per kanal fisik sehingga data maksimum yang diperoleh hingga 553.6 kbps dengan 8 kanal fisik (timeslot) dibundle.

WCDMA/UMTS

Pada WCDMA, metode transmisi berbeda dengan GSM. GSM menggunakan metode akses jamak TDMA (Time Division Multiple Access) sedangkan WCDMA menggunakan metode akses jamak CDMA (Code Division Multiple Access). WCDMA ini lahir dengan tuntutan data yang lebih dari GSM:

–          Compatible dengan keluarga IMT-2000.

–          Downward-compatibility dengan sistem 2G.

–          Konvergensi dengan jaringan fix (PSTN) dan mobile (selular).

–          Komunikasi bergerak dengan kecepatan tinggi.

–          Data transfer Circuit Switch (CS) dan Packet Swicth (PS).

–          Akses telekomunikasi yang flexible dan murah.

Maksimum kecepatan data untuk WCDMA/UMTS ini diperkirakan mendekati 1920 kbps atau 1.92 Mbps. UMTS sendiri mengalami perkembangan yang signifikan dimulai sejak release 3 (disebut juga R’99) hingga ditemukannya teknologi HSDPA.

UMTS Release 3 (R 99)
Teknologi UMTS pertama kali diperkenalkan dengan pengembangan di sistem GSM R’99, UMTS dioptimalkan dapat membawa data dengan kecepatan 2 Mbps.

UMTS Release 4

Pada Release 4, dilakukan modifikasi Core Network dan Low Chip Rate TDD mode sebagai alternatif ketiga radio akses.

UMTS Release 5, 6, ..

Pada Release ini dimulai pengembangan transmisi jaringan melalui IP protokol. Juga dikembangkan fitur-fitur lain dalam rangka memenuhi kebutuhan mobile broadband dengan kecepatan yang sangat tinggi seperti HSDPA, HSPA+, DC-HSDPA, dan lain-lain.

3 thoughts on “Evolusi GSM dan WCDMA”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Post